Sabtu, 28 Agustus 2010

5 ZONA YANG HARUS DIWASPADAI DI JATIM

by Dimas Prakoso on Saturday, 28 August 2010 at 10:16

sedikitnya ditemukan Lima Zona Titik Rawan di Jawa Timur yang harus diwaspadai oleh masyarakat yang akan melaksanakan mudik lebaran 2010 dimana merupakan daerah rawan laka, macet, dan bencana alam


=====



Menurut Kepala Bidang (Kabid) Angkutan Jalan Dishub dan LLAJ Jatim, Sumarsono, kelima zona tersebut merupakan daerah rawan laka, macet, tanah longsor, dan banjir. Adapun Ke lima Zone tersebut adalah sebagai berikut



Zona 1 meliputi wilayah Gresik, Lamongan, Tuban, dan Bojonegorodi Zona ini terdapat sembilan titik rawan laka seperti di Deket KM 36-42, Widang KM 80-103, Kapas KM 99-100, dan Bancar KM 115-140enam titik rawan macet seperti yang berada di wilayah Duduk Sampeyan, Babat, Sukodadi, Sumberejo, dan PaciranSedangkan daerah rawan banjir ada 3 titik yaitu Widang KM 73-80, Tambakboyo KM 134-136, dan Kalitidu-Padangan KM 117-142.



Zona 2 meliputi wilayah Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto, Jombang, dan daerah Mataraman terdapat sekitar 14 titik rawan laka, misalnya berada di Krian, Trosobo, Mantingan KM 205-208, Pilang Kenceng KM 151-153, Mejayan KM 132-144, Kedung Galar KM 194-203, dan PeteronganTitik Rawan macet ada enam titik yang berada di Taman KM 16,4, Krian KM 31,6, Mojoagung KM 66,5-66, Peterongan KM 75,8, Mengkreng KM 98, dan Mejayan KM 132-144Serta ada empat titik longsor yang harus diwaspadai berada di Tugu KM 176, Kesamben KM 189, Tegalombo KM 248-250, dan Slahung KM 226-227.



zona 3 meliputi daerah Sidoarjo, Pasuruan, Malang, dan Batu terdapat tiga titik rawan laka di Purwodadi KM 64+800 – 65+800, Pandaan KM 41-48, dan Purwosari KM 59-60lima titik rawan macet di Porong KM 34, Gempol, Lawang KM 70, Patung Sapi KM 45,8, dan Kacuk KM 94,3tiga titik rawan banjir Lawang KM 71-72, Kraton KM 54-55, dan Blandongan KM 64-65serta dua titik rawan longsor di Pujon KM 2+600 – 6 dan Junrejo KM 96-97.



Zona 4 yang meliputi daerah tapal kuda terdapat 14 titik rawan laka, misalnya di Paiton KM 142-144, Banyuputih KM 252-253, Panarukan KM 184-186, Rejoso KM 70-72, Asembagus KM 218-219, Tanggul KM 172-173, dan Raci KM 44-54. tujuh titik rawan macet, berada di Beji KM 38-40, Bangil KM 46, Nguling KM 82, Panji KM 194-199, Leces KM 114, Tongas KM 81, dan Kraksaan KM 124 empat titik rawan banjir Panarukan KM 184-186, Rejoso KM 67-68, Banyuglugur KM 145, dan Pasir Putih KM 180dan satu titik rawan longsor di Mrawan KM 230-239.



Dan Zona 5 untuk wilayah Madura terdapat lima titik rawan laka yang meliputi Galis KM 33-37, Camplong KM 85-87, Jrengik KM 68-72, Tlarakan KM 101-103, dan Manding lima titik rawan macet, Kamal KM 0-1, Pasar Tanah Merah KM 35-36, Pasar Galis KM 44-45, Pasar Blega, dan Pasar Patemon KM 28-29dan dua titik rawan banjir.berada di Blega KM 55 dan Arusbaya KM 28.

Kamis, 12 Agustus 2010

Hujan Meteor Perseid di Langit Indonesia

Hujan meteor Perseid akan mencapai puncaknya pada 12-13 Agustus malam ini dan besok malam. Penduduk Indonesia juga dapat menyaksikan fenomena alam ini tanpa perlu memakai teleskop.

Menurut Peneliti Utama Astronomi dan Astrofisika Lembaga Penerbangan dan Antariksa (Lapan), Thomas Djamaluddin mengatakan, hujan meteor perseid ini sebenarnya berlangsung 7-15 Agustus. hujan meteor perseid ini disebabkan karena bumi berpapasan dengan gugusan debu-debu sisa komet swist-tuttle.

Dan saat bumi melintasi gugusan itu, maka debu-debu yang seukuran pasir kemudian masuk ke atmosfer pada ketinggian sekitar 90-100 kilometer dan terbakar sehingga menunjukkan fenomena seperti bintang jatuh.

Karena jumlahnya yang relatif banyak maka itu disebut sebagai hujan meteor. Pada puncaknya nanti malam, diperkirakan akan ada 1-2 meteor yang jatuh permenitnya. Atau mencapai sebanyak 50-80 meteor per jam. Pergerakan meteor cukup cepat seperti bintang jatuh dan berbentuk debu sehingga tidak akan sampai ke tanah.

Thomas menambahkan, fenomena itu bisa disaksikan masyarakat langsung tanpa perlu memakai teleskop dengan syarat kondisi langit cerah, tidak ada polusi cahaya dan medan pandangan tidak terhalang.

Rabu, 11 Agustus 2010

warga Dusun Kapas, Jombang belum memulai ibadah puasa

warga Dusun Kapas, Desa Dukuhklopo, Kecamatan Peterongan, Jombang belum mulai melaksanakan ibadah puasa meski pemerintah dan sejumlah ormas sudah menetap awal Ramadan 1431 Hijriyah jatuh pada Rabu (11/8/2010) hari ini

menurut keputusan ulama setempat seluruh warga desa baru melakukan ibadah puasa Ramadan Kamis besok. hal ini cukup beralasan karena Dusun Kapas merupakan pusat Jamaah Tarikat Naqsabandiyah Khalidiyah Mujadadiyah al-Aliyah (JTNKMA) yang notabene dalam menetapkan awal Ramadhan selalu lebih lambat sehari dengan penetapan versi pemerintah. Tidak tanggung-tanggung, kondisi itu sudah berlangsung sekitar 10 tahun belakangan ini.

Jamaah Naqsabandiyah, menetapkan permulaan puasa hari kamis 12 Agustus 2010 setelah melakukan rukyat di enam titik yang meliputi pantai Kenjeran Surabaya, pelabuhan Gresik, pantai Tanjung Kodok Lamongan, perbukitan Tunggorono Jombang, bantaran sungai Brantas Jombang, serta Banyuarang, Ngoro. namun belum berhasil meluhat hilal, sehingga jemaah ini melakukan istikmal (penyempurnaan). Dengan begitu, awal Ramadan menurut jatuh pada 12 Agustus 2010

Selain berdasarkan istikmal, hal itu juga berdasarkan perhitungan bulan sebelumnya, yakni Sya'ban. Pada bulan tersebut usianya berjumlah 30 hari, sehingga, tambah Nasuha, dapat dipastikan 1 Ramadan 1431 Hijriyah jatuh pada 12 Agustus 2010 besok.

Senin, 14 Juni 2010

None Knows but Allah Knows? Should we affraid?

Ramalan Maya menyebutkan bahwa manusia akan mengalami peningkatan dimensi pada 2012, kita akan ditransformasikan ke Galaksi Pleiades, dan Galaksi Pleiades itu merupakan bintang yang terletak pada alam dimensi 4 ke atas.

Di samping itu, mengenai 2012 ini juga ada penuturan lain yakni Sabuk Photon. Dalam susunan tata surya kita ini, setiap 20.000 tahun akan memasuki Sabuk Photon energi tinggi. Pada 16 Maret 1987 lalu Bumi melintasi Sabuk Photon ini dan meninggalkannya setelah 7 hari; begitulah setiap tahunnya, bumi akan kembali melintasi Sabuk Photon dengan pertambahan 14 hari sebelum meninggalkannya. Tahun 1988 diperlukan waktu 21 hari untuk melalui Sabuk Photon, tahun 1996 memakan waktu 133 hari, tahun 1997 memakan waktu 147 hari, tahun 2000 menghabiskan waktu 189 hari. Pada 21 Desember 2012 nanti, keseluruhan tata surya kita akan sepenuhnya masuk di dalam Sabuk Photon ini.

Di dalam alam semesta yang luas ini terdapat Sabuk Photon yang tak terhitung banyaknya, sementara yang akan dimasuki oleh tata surya kita ini adalah Sabuk Photon pada Galaksi Pleiades. Sabuk Photon ini berporos pada bintang Alcyone yang berada di dalam Galaksi Pleiades. Hingga saat ini sudah ada 6 galaksi yang telah memasuki Galaksi Pleiades sementara planet Pleiades lainnya juga mulai perlahan memasuki Galaksi dengan bentuk gerakan spiral. Yang paling dekat dengan Alcyone adalah bintang Morobei, diikuti Maya, serta 4 bintang lainnya dan tata surya kita yang juga akan segera masuk.
Energi spiritual manusia tentukan nasib bumi

Badan di mana Alcyone eksis berada pada ruang dimensi ke-5, segala sesuatu yang semakin jauh darinya dimensinya semakin kecil, namun jika masuk ke dalam galaksi ini, sedikitnya akan menempati ruang dimensi ke-4. Dengan kata lain, tata surya kita akan segera memasuki ruang dimensi ke-4, atau bisa dikatakan, bumi kita akan segera memasuki ruang dimensi ke-4.

Tentu saja bintang Alcyone tidak akan terus menetap pada ruang dimensi ke-5 saja, ia juga akan ditransformasikan ke ruang dimensi ke-6, pada saat bintang Alcyone berpindah ke ruang dimensi ke-6, maka galaksi lainnya juga akan ditransformasikan ke ruang dimensi ke-7. Inilah yang dinamakan evolusi galaksi.

Bumi yang akan memasuki medan energi ruang dimensi ke-4 berasal dari evolusi spiritual manusia bumi. Pandangan ini tepat seperti yang disebut dalam “Yi Jing” China kuno yakni konsep “spiritual dan materi adalah satu elemen” yang merupakan prinsip bahwa pikiran dan materi adalah satu tubuh yang terdiri dari dua sisi.

Namun teori seperti ini bertentangan dengan teori evolusi Darwin, sebab bukan lingkungan yang menyebabkan evolusi manusia, melainkan evolusi spiritual manusia yang menentukan perubahan segenap lingkungan di sekitarnya. Apa yang disebut dengan hipotesa survival of the fittest (yang kuat yang akan bertahan hidup) sama sekali tidak sesuai dengan evolusi spiritual, juga tidak sesuai dengan evolusi galaksi.

Sedangkan mengenai apakah planet bumi dapat memasuki ruang dimensi ke-4 dengan aman, hal ini sama sekali tidak dapat diprediksi oleh siapa pun, sebab semuanya tergantung pada keseluruhan umat manusia di bumi. Jika energi spiritual manusia pada 2012 belum mengalami peningkatan, maka bumi tidak akan mampu memasuki ruang dimensi ke-4, sehingga akan keluar dari orbitnya yang akan menyebabkan ledakan, dan seluruh umat manusia di alam semesta akan lenyap.
Konsep ruang dimensi

Apakah konsep dimensi itu? Jika kita perumpamakan dengan semut, semut hanya dapat melihat benda 2 dimensi, yakni konsep bidang datar. Bagi semut sendiri, merayap di tanah atau di dinding atau di langit-langit sama saja, sama-sama merayap. Mereka tidak mempunyai konsep 3 dimensi.

Sementara manusia sendiri hidup pada ruang dimensi ke-3, oleh karena itu semut sama sekali tidak mampu melihat keseluruhan dari manusia, hanya terlihat perubahan bayangan yang tidak tentu karena pengaruh cahaya saja, keberadaan manusia bagi semut adalah suatu misteri. Pada saat manusia menuangkan segelas air pada sekawanan semut, mereka akan mengira telah terjadi bencana alam.

Sama halnya dengan kita manusia juga tidak dapat melihat keadaan yang sebenarnya di alam dengan dimensi yang majemuk, apakah manusia yang hidup di ruang dimensi ke-4 pada saat melihat kita sama seperti pada saat kita melihat kawanan semut? Dan pada saat kita meningkat ke ruang dimensi ke-4 mungkin akan didapati, bahwa pengetahuan kita, ilmu kita, dan segala sesuatu yang kita ketahui ternyata sangat terbatas.

Semut di alam 2 dimensi tidak memiliki konsep di alam 3 dimensi, sebab dimensi yang lebih rendah tidak mampu membayangkan keberadaan dimensi yang lebih tinggi, hal ini ada hubungannya dengan struktur mata. Karena semut tidak sama dengan hewan maupun serangga lainnya, semut tidak ada istilah terbang tinggi atau rendah atau berdiri atau berjongkok. Oleh karena itu melihat dunia dari sudut pandang mereka akan selamanya terlihat garis horizontal, kemana pun mereka pergi hanyalah sebatas garis horizontal, meskipun memanjat pohon, merayap di dinding maupun pada langit-langit, tetap saja garis horizontal.

Jika seandainya mereka terjatuh, jika dikatakan jatuh bebas dari suatu ketinggian, mungkin bagi mereka adalah mati lalu kemudian terlahir kembali! Jika Anda menangkap seekor semut, rekan-rekannya akan mengira ia menghilang. Kesimpulannya, di dalam dunia mereka hanya ada titik dan garis, dan tidak ada bidang.

Para biologis konvensional membedakan makhluk hidup menjadi hewan dan tumbuhan. Hewan dapat bergerak, tumbuhan hanya dapat bergoyang sedikit kecuali bunga putri malu jika disentuh namun tidak bergerak dan tidak ada gerakan. Oleh karena itu kita dapat mengatakan bahwa hewan memiliki satu dimensi lebih banyak dari tumbuhan, dan kelebihan satu dimensi inilah yang menjadi kategori penelitian perilaku hewan. Dan kita sebagai manusia bukankah juga terkungkung dalam batasan ruang tiga dimensi saja?
Gambar-2: Hetu Loushu dan abjad “Wan” (=swastika). (THE EPOCH TIMES)
“Sepuluh Penjuru Dunia” menurut Hetu Loushu

Konsep pemahaman alam dimensi nenek moyang kita jauh lebih maju daripada teknologi masa kini. Pada masa itu mereka telah memiliki konsep multi ruang dimensi, jika 6 unsur utama dalam Hetu (air, api, kayu, logam, tanah) digabungkan dengan angka dalam Loushu, maka akan terbentuk abjad Wan (= swastika) pada aliran Buddha. (gambar 1)

Lalu angka ganjil sebagai YANG, dan angka genap sebagai YIN, hawa energi YANG naik ke langit (diletakkan di bagian atas gambar), sementara hawa energi YIN ke bawah sebagai bumi (diletakkan di bagian bawah gambar), lalu angka ganjil sebagai YANG terletak di atas, dan angka genap sebagai YIN di bawah, maka dapat digambarkan terletak sebuah gambar 3 ruang dimensi, 5 unsur yang terbagi atas logam (putih), kayu (hijau), air (hitam), api (merah), tanah (kuning), yang juga melambangkan “arah” yakni kayu (timur), logam (barat), api (selatan), air (utara), tanah (pusat). Sementara “ruang dimensi” yakni 4 penjuru dan 8 arah mata angin ditambah lagi dengan atas dan bawah, persis seperti konsep 10 penjuru dunia yang dikenal dalam aliran Buddha. Dan 10 Penjuru dunia ini eksis secara tiga dimensi, dan semua ini juga terkandung di dalam tanah pusat, atau dengan kata lain semua materi terbentuk dari tanah. (gambar 2)

Menurut legenda China, Dewi Nuwa menciptakan manusia dari tanah, kepercayaan Barat mengatakan bahwa Tuhan menciptakan manusia dari tanah, yang seharusnya merupakan materi yang sama. Lalu apakah materi tersebut? Itu adalah molekul yang tersebar di seluruh ruang dimensi kita ini. (Jian Shuhui/The Epoch Times/lie)

Senin, 24 Mei 2010

Renungan Malam

kemarin lusa malam aku in contact dengan seorang teman yang sedang berada di korea. ada banyak hal yang kami perbincangkan. namun itu bukan tentang bagaimana kehidupan disana, keramaian seoul, atau keindahan pulau tempat dimana jang geum pernah dibuang (pulau jeju, maaf ako salah nulisnya). tapi kami bercerita banyak tentang sebuah pengorbanan dan perjuangan. bagaimana seorang anak desa ingin menggapai mimpinya. dia rela walau harus dipandang remeh orang sebagai buruh migran. di usanya yang sangat muda dia sudah merasakan kerasnya kehidupan dengan bekerja sebagai buruh migran di negeri orang.

saat itu kami berbincang banyak. diantaranya adalah ketika ada semacam rasa putus asa dengan keadaan. dia merasa harus membabat hutan yang luas dengan hanya menggunakan sabit. dengan menggunakan sabit itu maka perjuangan yang harus dilakukan sangat beswar dan berat. sedangkan banyak teman-temannya yang bisa membabat hutan dengan menggunanak traktor. ada semacam rasa penyesalan dan ketidak adilan dari pembicaraan kami itu.

namun kalau menurut aku, lebih baik kita menggunakan sabit. dengan begitu hasil yang akan didapatkan pasti awet. jika kita mengemudikannya itu jauh lebih tidak baik. karena apa yang kita persiapkan tidak akan berarti apa-apa. aku semakin merenung ketika membaca note yang dia tulis. kurang lebih cuplikan notenya seperti ini

" Bukan siapa2,gak ada yg istimewa,tak bnyak klebihan,bukan yg trdepan atopun no. 1. Itu aku,
tp ak ingin sllu menang,mnang dlm mngarungi khdupan.Menang tanpa hrus mngalahkan,mnang tnpa harus mnyakiti,&mnang tanpa harus ada yg mnjadi korban,cz kmnangan sprti tu bukanlan kmnangan yg sesungguhnya,bkn kmnangan yg smpurna&bkn kmnangan seorang ksatria.
Yg jlas gak mudah bwt ngdapetin kmnangan spti tu, dr tulah smaksimal mngkin ak brusaha&gk lupa mmohon pd ALLAHku tuk dpt in kmenangan tu........... cz dlm hidupku da 3 KEMENANGAN yg ngin ku capai. TAPI??????????
Mngapa..... diusia yg blm bgtu matang ini ak hrus memikul beban yg bagiku terasa sangat berat....
Tak bnyak kunikmati masa mudaku layaknya temen2 seusiaku hngga saat ni.Sbg manusia biasa,jujur aku kadang merasa iri pd mreka.
.Brsyukurlah so0bat pa yg slama ini tlah kalian rasakan&nikmati cz masi bnyak orang2 sprti aku ni dluar sana.Tak smujur& seindah yg kalian rasakan.
Bgtu indahnya masa muda...,blajr dbangku kuliah,tiap hr ktmu tmen,canda tawa,gmpang ktmu ortu,ktmu pacar,ngrjain tugas rame2,motor tggl pake, dwit tggal ngomong.indah lah pokokna...
Tp laen yg kami rasakan dsini,keras, panas, penat, cacian, makian,bentakan, bhkan kadang2 fisik kmi prtaruhkan,hrus tanggap, cepat,tepat,huhhhh... itulahy hari2 yg kmi jalani.
Sepi,tnpa temen,sobat & yg paling parah jauuuuuuuh dr klwrga.
Hmmmmhh....... YaALLAH.... kadang ak mnangis dhadapmu karna rasa syukur & bhagia, kadang pula kumenangis dhadapmu krna mrasakan bgtu berat cobaan hidup yg hrus hamba emban.
Walaupun ak gak bs mrasakan sprti apayg tmen2ku saat ni rasakan tp aku ttp brsyukur cz lum tentu pngalaman yg ak dapetin ni jg mrka dptkn.Kni ak bs brdiri sndiri, mrasakan btapa beratnya perjuangan mempertahankan hidup dtengah kerasnya persaingan tnpa orang2 trkasih dsampingku.(ibarat jago yen wes metu soko kandang kudu wani sembarange)*jawa.
Bkan tanpa maksud&tjuan, smua tu aku tempuh cz aku hnya ingin mempersembahkan ni tuk kdua ortuku,mbrikan yg trbaik,gk ngin ngecewain mreka yg udah naruh harapan besar pd q.
Walaupun berkali kali aku gagal mempersmbahkan yg trbaik bwt mreka, tp AKU GAK AKAN NYERAH.
AKU tau,aku ni hanya orang kecil... tp aku gak mau dremehkan,ak pnya tekad,ak pnya nyali, jangan pandang sblah mata hnya krna harta&tahta,mua gk hrus dg uang.Drajad manusia yg hakiki hanya ALLAH yg mnimbangya."


dari postingan itu aku sadar bahwa apa yang aku dapatkan selama inijauh lebih baik. namun aku juga ingin bisa berbuat lebih dan memberi arti kehidupan bagi sekelilingku.

Minggu, 24 Januari 2010

KOMPAS VS JAWAPOS (laporan)

FINAL PROJECT INTERAKSI MANUSIA DAN KOMPUTER
ANALISA INDENTIFIKASI DAN PENILAIAN TERHADAP WEBSITE
KOMPAS VS JAWA POS



Muhaimin Tohari - 08120002
Angelina Chindrayanti – 08120020
Isnanik – 08120025
Dimas P Nugroho – 08120029
Dwi Cahyono – 08120045
Hasbullah – 081200
Lusi Susanti - 08120077


TEKNIK INFORMATIKA
UNIVERSITAS WIJAYA KUSUMA SURABAYA
TAHUN ANGKATAN 2009 – 2010





KOMPAS.COM
Perilaku pemakai
Kompas.com merupakan reperentasi online dari harian kompas. Kompas.com merupakan situs berita terpercaya di Indonesia. Diupdate selama 24 jam sehari, dengan total readership lebih dari 15 juta orang. Tingkat kunjungan ke Kompas.com atau lebih dikenal dengan sebutan Page View, rata-rata mencapai 40 juta setiap bulan.
Sebagai situs berita terpercaya yang banyak dikunjungi di Tanah Air, Kompas.com sebagai layaknya media lain juga menawarkan pemasangan iklan (banner) di internet (online advertising), dimana jenis iklan disini berbeda dengan media konvensional lain. Iklan di internet menawarkan bentuk-bentuk iklan yang kreatif (Rich Media Ads), interaktif, dan sangat atraktif (visualisasi).
Sama halnya dengan harian kompas, pembaca atau user kompas.com mayoritas adalah mereka dengan usia mapan, pengusaha, dan orang-orang dengan tingkat pendidikan tinggi. Hal ini data dilihat dari pola struktur berita dalam kompas.com yang mayoritas adalah indepth. Dari segi kecepatan penyampaian informasi, kompas.com dapat diandalkan. Situs ini mengupdate beritanya terus selama 24 jam non stop 7 hari seminggu. Hal ini tentu sangat diperlukan oleh page view kompas.com yang memang membutuhkan kecepatan dan keakuratan data. Menemukan kompas.com di search engine juga bukanlah hal sulit. Selain dengan mengetikkan kompas di search engine semacam google atau yahoo, kita juga dapat mengetikkan keyword artikel yang ingin kita cari. Dan seringkali kita akan menemukan halaman dari kompas.com yang ikut terindex. Kita juga tidak perlu khawatir akan kebingungan dalam mencari artikel yang tepat di dalam web. Hal ini dikarenakan kompas.com telah terintegrasi dengan mesin pencari google untuk searching di dalamnya. berita dari kompas.com dapat dijadikan acuan untuk pengambilan keputusa kalangan korporat dan bisnisman.
Bagi non korporat, mereka dapat menggunakan kompas sebagai sarana penambah pengetahuan. Ada benyak sekali ilmu pengetahuan baru yang dikemas masih secara in depth. Sehingga walaupun kompas.com dan beberapa produk keluaran kompas gramedia lainnya kita ketahui sebagai produk ‘mahal’ dan identik sebagai bacaan kalangan ‘atas’, namun tidak menutup kemungkinan bagi kalangan diluar itu untuk membaca. Kita juga tidak hanya menemukan berita dalam situs ini. Lebih dari itu, kita dapat dengan mudah mencari anak perusahaan dari kompas gramedia group. Kita juga dapat mendengarkan siaran radio Sonora fm Jakarta, dengan syarat software yang dibutuhkan telah terinstal. Dari uraian diatas dapat juga disimpulkan bahwa kompas.com merupakan sebuah situs yang all in one. Kita dapat menemukan apa yang kita inginkan disini.






Konsep Developing site / pengembangan sebuah site
Langkah pertama yang harus diambil dalam pembuatan sebuah website adalah penentuan sasaran akhir. Dalam hal ini yang akan menjadi sasaran akhir adalah user, browser, pengunjung atau apalah itu. Barangkat dari harian kompas, kompas.com yang merupakan representasi online harian terpercaya tersebut menjelma. Dengan tanpa kesulitan penggagas kompas.com sudah menemukan bahwa sasaran akhir dari site ini adalah mereka pembaca harian kompas umumnya yang identik dengan kalangan menegah atas dengan tingkat pendidikan tinggi. Tidak hanya itu reader mobile yang mengutamakan kecepatan informasi khususnya juga menjadi sasaran empuk kompas.com. berangkat dari target user itulah kompas.com dibuat.
Langkah berikutnya adalahmenjabarkan topic dan mengorganisir isi. Dikarenakan website ini berangkat dari representasi online sebuah harian maka tidaklah sulit untuk menentukan topic yang akan dibahas. Rubric-rubrik yang ada dikemas sedemikian sehingga menjadi sebuah link. Dan link tersebut kemudian diorganisir lagi isinya. Istilah orang broadcastnya tinggal touch up aja langsung cabut dan web pun jadi. Adapun rubric yang kemudian dijadikan link adalah sebagai berikut:
• Nasional
• Regional
• Internasional
• Megapolitan
• Bisnis & Keuangan
• Kesehatan
• Olahraga
• Sains
• Travel
• Oase
• Edukasi
Dari rubric tersebut lantas dikembangkan lagi link lain berupa home, video English dan more. Link tambahan ini digunakan untuk menyempurnakan kekurangan dari kompas.com
Langkah ketiga adalah pembuatan struktur. Disini akan kita gambarkan secara bertingkat web yang akan kita buat. Tingkatan web ini juga menrepresentasikan jumlah halaman yang harus dibuat oleh seorang webdesigner. Pembuatan struktur juga menempatkan informasi dan artikel sesuai dengan tingkatannya.
Langkah terakhir yang kita lakukan adalah perubahan bentuk isi. Ini dimulai dengan melakukan transisi ke dalam sebuah halaman, teks, gambaran, interaksi, dll. Dalam suatu situs, digunakan sketsa/rancangan untuk mendaftar dalam melakukan pekerjaan menggambar dan prosesi storyboards atau rancangan kasar. Setelah proses tersebut telah dilalui, maka akan terbentuklah suatu garis besar yang akan sangat membantu dalam melakukan pengorganisasian pemikiran dan rencana.yang selanjutnya web siap untuk direalisasikan.





Konsep 5 Usability Attribute
1. Isi textual
Isi textual disini berkaitan dengan masalah penulisan dan ada tidaknya hubungan antara informasi yang diberikan dengan desain interface. Pada kompas.com, ada kesesuaian antara artikel yang dituliskan dengan tema yang diberikan. Kompas.com juga mengklasifikasikan beberapa informasinya menjadi beberapa halaman terpisah namun tetap terintegrasi. Halaman-halaman tersebut memiliki desain dan conten berbeda. Seperti tema dan content pada halaman forum akan berbeda dengan entertainmen.
2. Desain grafis
Desain grafis dari kompas.com tergolong bsangat simple. Mungkin ini kembali mengacu pada segmentasi user atau target user yang ingin dicapai oleh kompas.com. hal ini dikarenakan desain yang simple identik dengan sebuah kedewasaan dan kematangan berfikir. Jauh berbeda dengan situs hiburan dimana segmentasi mereka adalah anak muda. Sehingga mereka berani menampilkan sesuatu yang gila. Dan warna-warna menarik dengan highlight disana-disini. Namun bagi kompas.com hal itu tidaklah berlaku.Tulisan yang ada dalam kompas.com memiliki tingkat kejelasan yang tinggi. Kita tidak sudah untuk membaca karana penulisan dan pemilihan font sudah tepat. Untuk situs utama kompas.com, tidak ada perubahan desain disana-sini. Desain dengan latar putih mengesankan kompas.com sebagai sebuah situs yang sempurna, anggun, idealis, memiliki moral yamg tinggi tidak angkuh dan senang menolong.dipadu dengan gradasi biru pada header dan footernya membuat kompas.com tampak bijak teguh kokoh dan berpendirian tetap. Putih sebagai warna dasar ini diaplikasikan kepada seluruh web dari kompas.com. untuk penataan teks dalam situs ini semuanya dibuat rata kiri pada halaman home dan rata kanan-kiri pada halaman artikel. Untuk masalah contrast warna dasar yang digunakan sebenarnya tidak ada masalah. Permasalahan muncul adalah justru ketika ada banner iklan. Mungkin jika banner iklan itu milik institusi lain yang sedang memasang iklan disana its ok. Bukan suatu maslah. Sayangnya banner milik pemasang sudah disesuaikan agar eyecathing dengan desain web. Dan justru banner dari group kompas sendiri yang merusak pemandangan. Dengan menggunakan warna merah marun dengan highlight click here sedikit merusak pemandangan dalam web ini. Apalagi banner milik kompas otomotif itu diletakkan miring, sehingga membuat user kesulitan dalam membaca. Satu lagi penempaan yang kami rasa janggal adalah tulisan highlight yang ada diatas kompas.com. tulisan berupa
KOMPAS.com Bola Entertainment Tekno Otomotif Female Properti Forum Kompasiana Images Mobile Komp Cetak ePaper PasangIklan GramediaShop
Ini cenderung tidak terlihat dan sering diabaikan oleh user. Tulisan diatas berisikan link untuk masuk ke halaman masing-masing. Saran kami, apabila tulisan itu dinilai sangat diperlukan tolong jangan diletakkan disana. Tulisan tersebut dapat diletakkan di footer. Namun bila takut semakin tidak terbaca, tulian itu dapat diletakkan di bawah kompas.com
3. Navigasi
ketika seorang user diberitahu untuk membaca sebuah informasi di kompas.com tanpa diberikan link lengkap maka dia akan masuk pada halaman home. Disini dia hanya akan menemukan banyak highlight informasi. Berbekal petunjuk yang sang sangat minim, dapat dipastikan kebingunganlah yang akan melanda. Hal serupa juga akan menimpa mereka yang baru pertama datang ke situs ini. Mereka akan merasa kebingungan dengan navigasi yang ada. Salah-salah orang yang awalnya berniat mencari informasi A dapat terbawa erkeliling ke Z baru ke C balik ke X. begitulah user akan dibuat bingung.
Menurut pengamatan kami, navigasi di kompas.com itu banyak. Saking banyaknya ini menciptakan masalah baru. Yaitu kemungkinan user kesasar atau bahkan tidak menemukan informasi yang dicari sangat besar. Mungkin webmaster dan pihak kompas.com bermaksud agar user dapat dengan mudah mencari informasi yang dicari hanya dengan melihat dari halaman home. Namun faktanya justru berbalik 180 derajat. Mayoritas user akan dibingungkan. Untuk mengatasi hal itu, setidaknya kompas.com sudah melakukan antisipasi. Pihaknya menggandeng yahoo untuk membuat sebuah sistm searching didalam web ini. Sehingga user tidak akan kesulitan mencari informasinya. Selama user menyadari ada fungsi yahoo search disana. Selain itu pihak kompas.com juga telah memberikan ringkasan berita dalam bentuk pop up pada highlight ketiak kursoro berada didekatnya. Ini juga akan membatu user untuk mencari berita.
4. Struktur
Berbicara mengenai struktur web berarti tidak jauh dari masalah kepadatan, tingkatan dan percabangan. Menurut pengamatan yang kami lakukan kompas.com memiliki tingkat kepadatan tinggi. Pada halaman home misalnya. Kita nyaris sama sekali tidak menemukan sebuah informasi. Yang ada disana hanyalah highlight yang menunjukkan kearah mana berita itu. Jujur pertama kali masuk kami merasa bosan dan seperti melihat sebuah link yang besar dan berujung pada kemalasan untuk melihat lebih dalam. Kepadatan yang sangat dapat dilihat pada header seperti yang sudah dijelaskan pada poin desain grafis tadi. Kepadatan juga terjadi apabila kita masuk ke halaman yang ada di header. Disana kita tidak langsung menemukan berita yang dicari. Melainkan akan bertemu halaman seperti home. Namun bedanya disini lebih spesifik. Kita sudah dapat menemukan ringkasan berita disini walau masih dalam bentuk pop up.
Kompas.com memiliki struktur web hingga 4 tingkat. Dimana setiap tingkat memiliki banyak sekali halaman. Halaman-halaman tersebut juga dihubungkan satu sanma lain. Sehingga menciptakan sebuah web yang saling terintegrasi.


5. Link
Pada saat pertama kali masuk ke kompas.com kita akan sedikit kesulitan untuk meramalkan kemana harus pergi. Pasalnya ada terlalu banyak fitur dalam web ini yang dapat kita gunakan. Hal ini tentu berbanding terbalik dengan harapan pihak kompas yang ingin semakin memanjakan usernya. Terkadang bagi user baru akan sangat kesulitan menemukan halaman yang pas. Kalaupun mereka telah menemukan suatu link yang dianggap pas, namun belum tentu juga isi yang ada di dalamnya sesuai dengan yang di intepretasikan. Untuk link berita hal ini terjadi. Namun untuk link seperti travel dan sebagainya hal ini dapat diminimalisir.
Umumnya link yang digunakan disini menggunakan pilihan kata yang singkat. Namun urusan tepat pada tujuan tampaknya harus bersabar. Link disini tidak menggunakan penjelasan tekstual yang panjang dan tidak juga diikuti dengan klarifikasi non link.





Navigasi, Content, Konsep Bad Design
ketika seorang user diberitahu untuk membaca sebuah informasi di kompas.com tanpa diberikan link lengkap maka dia akan masuk pada halaman home. Disini dia hanya akan menemukan banyak highlight informasi. Berbekal petunjuk yang sang sangat minim, dapat dipastikan kebingunganlah yang akan melanda. Hal serupa juga akan menimpa mereka yang baru pertama datang ke situs ini. Mereka akan merasa kebingungan dengan navigasi yang ada. Salah-salah orang yang awalnya berniat mencari informasi A dapat terbawa erkeliling ke Z baru ke C balik ke X. begitulah user akan dibuat bingung.
Menurut pengamatan kami, navigasi di kompas.com itu banyak. Saking banyaknya ini menciptakan masalah baru. Yaitu kemungkinan user kesasar atau bahkan tidak menemukan informasi yang dicari sangat besar. Selain itu apabila user masuk dengan tombol navi yang ada pada header, dia akan kembali dihadapkan pada masalah yang sama dengan halaman home. Pasalnya tombol navi tersebut juga memiliki design dan fungsi yang sama. Namun bedanya disini sedikit lebih spesifik. Misalnya kita ingin mencari kasus anggodo, tinggal masuk saja ke navi nasional dan disana kita dapat mencari anggodo berada dalam klasifikasi apa. Namun tetap saja hal ini menyulitkan bagi para user terutama yang baru atau bukan pembaca setia kompas.com.
Mungkin webmaster dan pihak kompas.com bermaksud agar user dapat dengan mudah mencari informasi yang dicari hanya dengan melihat dari halaman home. Namun faktanya justru berbalik 180 derajat. Mayoritas user akan dibingungkan. Untuk mengatasi hal itu, setidaknya kompas.com sudah melakukan antisipasi. Pihaknya menggandeng yahoo untuk membuat sebuah sistm searching didalam web ini. Sehingga user tidak akan kesulitan mencari informasinya. Selama user menyadari ada fungsi yahoo search disana. Selain itu pihak kompas.com juga telah memberikan ringkasan berita dalam bentuk pop up pada highlight ketiak kursor berada didekatnya. Ini juga akan membatu user untuk mencari berita. tapi bila kita ingat mayoritas page view dari kompas adalah kelangan pendidikan tinggi, maka permasalahan ini dengan sendirinya akan dimaafkan.
Conten yang dimiliki kompas.com adalah berupa berita-berita terkini. Berita ini selalu di update setiap saat. Namun dengan tetap memperhatikan prinsip-prinsip jurnalistik tentunya. Pola penulisan dalam kompas.com adalah secara in depth. Beritanya ditulis secara mendalam dengan analisis yang kuat. Dan ini merupakan cirri khas dari kompas. Pola penulisan in depth inilah yang membuat halaman berita pada kompas menjadi panjang. Dan membuat strutur webnya sebanyak sekitar 4 hingga lima tinggkat.
Sebagai sebuah news information online kompas.com sudah meminimalisir konsep bad design yang mungkin saja terjadi. Pengembang web ini telah mengetahui dengan pasti siapa yang akan menjadi user atau lebih dikenal dengan page view dari kompas.com. hal ini terlihat dari design yang sudah sesuai dengan target user. Yakni mereka dengan pendidikan tinggi, kalangan korporat dan pengusaha. Dengan berpegang pada dasar itulah konsep design pada kompas.com dibuat minimalis dengan tidak menonjolkan design yang ‘nyleneh’. Kompas.com mengerti benar akan segmentasinya. Kompas.com memiliki sisi lain yang harus ditonjolkan. Yaitu content yang berbobot, berkelas dengan sajian depth news yang menjadi cirri khas. Up date berita secara berkala dala 24 jam non stop pun menjadi cirri baru mereka.
Kompas.com juga berbeda dengan situs serupa yang seakan dijejali banyak iklan. Walaupun memang iklan merupakan sumber pemasukan utama. Namun kompas.com memilih untuk tidak memberika space iklan berlebih dalam situsnya. Karena dengan iklan yang berlebih maka kenyamana page view akan terganggu. Sehingga ini berpengaruh pada kunjungan user. Sehingga dapat dikatakan kompas.com memiliki strategi iklan yang baik.
Ada beberapa hal yang menjadi kelemahan dari kompas.com. yakni situs yang dituntut untuk browse tingkat atas. Membranding diri memang sah sah saja. Namun jika situs tersebut di tujukan untuk kalangan tertentu maka harus dipertanyakan. Apalagi ini adalah situs berita yang sudah seharusnya memberikan semuanya bagi user dari semua kalangan. kelemahan lain yang terkait dengan konsep bad design adalah tidak adanya tidak adanya tombol next dan previous. Sehingga user diminta untuk langsung menekan tombol navi yang ada.




Aspek Ergonomis
Aspek ergonomis adalah sebuah bagian yang menemppatkan suatu benda sesuai pad afungsinya. Seperti sebuah pintu akan terbuka jika handlenya di putar. Jadi aspek ergonomis adalah menempatkan segala sesuatu sesuai pada tempatnya. Selain itu aspek ergonomis juga dapat dikaitkan dengan sesuatu yang berhubungan sdengan indera. Kenyamanan dan sebagainya. Kata ergonomis juga sering dipakai untuk mendefinisikan sebuah barang. Seperti kursi kereta api argobromo yang didesain secara ergonomis. Dalam hal ini kursi tersebut dilengkapi dengan reclining seat, busa yang empuk, leg rest, da foot reast. Sebua piranti itu dapat membuat penumpang tetap nyaman.
Dalam pembuatan suatu website, aspek ergonomis sangat diperlukan. Ini digunakan untuk memastikan bahwa pengunjung merasa nyaman berada dalam web kita. Adapaun aspek ergonomis yang ada dalam kompas.com adalah letak dari tombol yang sesuai dengan contentnya. Terlepas dari kerumitan pengaksesan yang ada didalamnya. Pada umumnya penempatan tombol sudah sesuai dengan aspek ergonomis. Semua dapat degan mudah dijangkau oleh page view. Namun menurut kami, lagi-lagi masalah muncul pada penempatan highlight diatas tulisan kompas.com. seharusnya highlight tersebut tidak diletakkan disana. Jika memamng link itu memiliki arti penting dan harus dilihat oleh page view maka akan lebih baik jika dia diletakkan tepat dibawah tulisan kompas.com. sehingga tidak akan mengganggu keindahan.




JAWA POS

PERILAKU PEMAKAI
www.jawapos.com merupakan suatu situs website yang digunakan oleh PT Jawa Pos untuk memberikan berita-berita yang dibutuhkan oleh sebagian orang sebagai pengganti Koran Jawa Pos. www.jawapos.com memberikan beberapa kenyamanan bagi setiap orang yang ingin mencari berita di situs tersebut bahkan orang-orang dari seluruh penjuru Nusantara mampu mengetahui perkembangan yang ada melalui situs tersebut. Kemudahan yang diberikan oleh www.jawapos.com yaitu pengguna tinggal meng-klik pada menu-menu yang telah tersedia yang sudah diklasifikasikan sesuai dengan berita yang ada di Koran jawa pos selain itu pengguna juga bisa melihat berita-berita yang diberikan oleh cabang-cabang jawa pos diseluruh Indonesia. Tampilan yang digunakan juga sangat menarik dan sangat informative. www.jawapos.com juga melakukan riset, surving dan beberapa kegiatan lain yang dapat memahami keinginan para pengguna.

KONSEP DEVELOPING SITE / PENGEMBANGAN SEBUAH SITE
www.jawapos.com memberikan banyak hal yang diinginkan oleh pengguna sehingga pengguna merasa dirinya diperhatikan dan akan memberikan loyalitas terhadap situs tersebut. www.jawapos.com memisahkan berita menjadi beberapa kategori sehingga mudah untuk diakses oleh pengguna. Dari kategori tersebut kemudian muncul beberapa judul-judul berita yang ada dalam satu kategori, dari judul-judul yang diberikan kemudian dijabarkan tentang judul tersebut dan diberikan secara informative agar memudahkan pengguna memahami isi dari satu judul selain itu terdapat juga gambar-gambar yang cukup menarik untuk meyakinkan penggunanya.

KONSEP 5 USABILITY ATTRIBUTE
Isi Textual
Isi dari www.jawapos.com sangatlah memudahkan untuk semua pengguna karena telah disesuaikan dengan tema yang ada. Setiap tema memiliki perbedaan karakter dan ciri khusus yang sangat menarik untuk dilihat.
Desain grafis
www.jawapos.com ini didesain dengan sangat simple dan terkesan elegan bahasa yang digunakan pun mudah difahami dan dimengerti oleh setiap user. Pengguna merasa tertarik jika melihat situs ini dan akan mengakses beberapa berita yang mereka inginkan. Warna biru laut yang digunakan dalam situs ini menambah kesan nyaman dan tentram. Font yang digunakan juga cukup jelas dan mudah dibaca. Halaman utama pada www.jawapos.com menampilkan beberapa berita yang sedang hangat-hangatnya selain itu juga menampilkan semua tema yang memudahkan pengguna mengakses berita yang mereka inginkan. Banner yang dipasang juga sangat menarik dan tidak terlalu norak serta sesuai dengan kebututuhan.
Navigasi
Ketika seorang user mengakses situs www.jawapos.com mereka akan langsung masuk ke halaman home dan mereka juga akan mudah sekali ketika mereka ingin megakses berita-berita yang lain yang mereka butuhkan karena sudah di bedakan sesuai dengan tema masing-masing.
Struktur
Berbicara mengenai sebuah struktur berarti kita membahas tentang sebuah hubungan, kepadatan, faktor percabangan, panjang halaman dan mata rantai. Dalam www.jawapos.com memiliki kepadatan yang cukup tinggi, factor percangannya pun didesain cukup menarik, panjang halaman yang digunakan sudah tepat karena dikemas dengan padat. Halaman utama yang digunakan sangat berhubungan dengan halaman-halaman yang lain.
Link
Link yang digunakan oleh www.jawapos.com sangat singkat, padat dan langsung pada tujuan yang ingin diinformasikan. www.jawapos.com memberikan banyak perbedaan antar link sehingga memudahkan penggunanya untuk mencari informasi apa yang dibutuhkan.
Navigasi, Content, Konsep Bad Design
Ketika seorang user diberitahu untuk membaca sebuah informasi di www.jawapos.com tanpa diberikan link yang lengkap maka dia akan masuk pada halaman home. Disini dia akan menemukan beberapa informasi utama yang sekarang ini sedang , namun mereka mampu mencari link lain yang mereka butuhkan karena penyajiannya dikemas sangat mudah difahami bahkan oleh orang-orang awam yang tidak mengerti.
Menurut pengamatan yang kami lakukan, navigasi di www.jawapos.com ini sangat banyak sekali. Walaupun banyak namun terlihat mudah difahami karena sudah diarahkan dan diinformasikan sedetail mungkin.
Dan di bagian bad desainnya kami masih menemukan beberapa teks yang kontrasnya masih kurang, ukuran teksnya yang miring – miring terlalu kecil sehingga saat membacanya membuat pusink tetapi kontras backgroundnya sudah cukup baik. Dan di www.jawapos.com masih tidak ada tombol untuk menuju menuju lokasi sebelumnya dan tidak menandakan ukuran gambar dan halaman yang diakses lambat


Aspek Ergonomis
Aspek ergonomis adalah bagian yang menempatkan suatu benda sesuai pada fungsinya dan berkaitan dengan indra.Di dalam pembuatan sebuah website,aspec ergonomis sangat diperlukan. Ini di gunakan untuk memastikan bahwa pengunjung merasa nyaman berada dalam web kita.Adapun aspek ergonomis yang ada di dalam jawapos.com adalah letak dari tombol yang sesuai dengan kontentnya.Terlepas dari kerumitan pengaksesan yang ada di dalamnya.dan semua dapat dengan mudah di jangkau oleh page view.



KESIMPULAN
1. Kompas dan jawa pos sama-sama representasi online dari harian kompas dan jawa pos.
2. Desain kompas lebih elegan
3. Jawa pos tidak mengkhususkan diri bagi pengguna tertentu.
4. Penempatan icon pada jawa pos jauh lebih rame
5. Kontras warna antara background dengan banner iklan sering tidak singkron pada jawa pos. sedang pada kompas tidak masalah
6. Penempatan link diatas tulisan kompas sebaiknya diganti

Jumat, 22 Januari 2010

CINTA......apaan seh ga penting banget

artikel ini aku tulis sebagaii bentuk keprihatinan terhadap kondisi anak muda kita sekarang. aku ga peduli orang mau bilang apa tentang orang yang nulis ini. jujur aku sangat heran melihat kecenderungan yang terjadi pada saat ini.dimana anak usia smp-sma sudah terjebak dengan sesuatu yang bernama cinta. padahal mereka sendiri belum tau apa arti kata tersebut. bahkan terkadang perilaku mereka menunjukkan tindakan yang tidak wajar.heran juga kenapa seh anak-anak itu cenderung mudah banget menyatakan diri jadian dengan orang lain. apa seh yang mereka pikirkan waktu menyatakan perasaannya? apa mereka ga sadar kali ya kalo sebenarnya merupakan sebuah ilusi semata.

kalo aku bilang seh hal semacam itu belum pantas buat mereka. oke lah ya, menyukai lawan jenis memang manusiawi banget. kita memang ga dilarang buat mencintai. namun itu akan jadi sebuah petaka dimana mindset, kondisi finansial dan kedewasaan kita belum mencukupi. inget deh, sekali kita masuk ke dunia itu, maka dengan kata lain kiat akan tetep berada disana dan ga mungki kembali lagi. sampe kita naik ke fase yang lebih serius. dan selama kita ada di fase itu, ada ribuan godaan yang bisa saja terjadi. lantas apakan anak usia smp-sma dapat menghadapi itu.
kasarnya gini deh apa mereka mikir ya dampak atas perilakunya melepaskan masa lajang itu? orang duit juga masih minta ortu aja koq repot.

aku jadi inget ketika lagi curhat sama dosenku. waktu itu aku bingung antara da plihan yang sama-sama bagus. sebelum menasehati, dosenku itu tanya " kamu sudah punya pacar?"
"belum, dan ga mau pacaran dulu"
"fine, jalanmu masih panjang dim, apalagi kamu belum punya pacar... jadinya ndak ada yang nggondeli langkahmu...."
yups aku jadi sadar kalo emang ada banyak hal yang harus dicapai. dan sekarang aku berada di tengah jalan unt mencapainya. takkan ku biarkan diri initerganggu dengan hal ga penting itu. ketika tiba massanya maka hal itu akan menjadi sesuatu yang indah.
satu hal lagi yang bikin kau sadar. yaitu novel ketika cinta bertasbih 1. disana azzam menolak hadiah dari eliana. alasan azzam cukup jelas dia ingin mempersembahkan segala kesucian diri untuk pendampingnya kelak. kesucian diri yang dimaksud adalah bukan terbatas pada zone itu saja. tapi meluas. meliputi kesucian hati, mata, kulit dll. dan bila azzam melakukan itu maka dia sudah bertindak zalim kepada calonnya nanti. itu jugalah yang membuat aku seperti dan memilih untuk memutuskan hubungan dengan orang yang pernah ada dihatiku, terlepas dari masalah yang ada.
yupz balik ke topik apakah anak dengan usia itu ga perah mikir sejauh itu ya...